Jumat, 09 Maret 2012

pergaulan remaja

Kebebasan pergaulan di kalangan remaja, seks bebas, di peradaban sekarang sudah menggila. Semuanya jelas terekam dalam mode busana, iklan (porno) yang lebih pada eksploitasi terhadap wanita, hiburan, cara berpikir mereka –yang lebih cenderung didominasi oleh pikiran kotor dan moral yang bejat. Aktivitas seks pra nikah sudah mewabah dan menjalar bak virus yang mematikan.
Pola hidup waqi’iyyin (perilaku yang bertolak pada kenyataan yang tengah terjadi), sikap hedonis (menjadikan materi sebagai nilai yang paling tinggi dan menjadi tujuan hidup), dan gaya hidup permisiv (gaya hidup serba boleh) melanda sebagian besar remaja kita. Dalam hal ini, Barat seolah menjadi kiblat “kemajuan”. Musik, film, mode, dan semua gaya Barat  terlebih setelah adanya TV swasta  makin deras menggejala di kehidupan remaja. Remaja yang tidak memiliki keperibadian (Islamiy) yang kuat mudah sekali tercemar, sekaligus memunculkan pribadi yang terpecah (split personality). Ia seorang muslim, tetapi tingkah lakunya seperti artis Barat di layar kaca. Ia memang pengikut Nabi Muham-mad saw., tetapi senantiasa mengidolakan Bon Jovi. Bukan Al Qur’an dan Hadits Nabi lagi yang dihapalnya, namun bait-bait dari lagu Bon. Penampilannya juga sangat serupa dengan idolanya. Rambutnya gondrong, celananya jeans sobek, dan tak ketinggalan anting di telinganya. Yang wanita berpa-kaian modis –kebanyakan ala India, tanpa peduli menutup aurat atau tidak. Malu rasanya bagi mereka kalau tidak mengukuti arus mode.

Kamis, 08 Maret 2012

MENCETAK GENERASI SPK*2

Apakah kalian tahu apa itu SPK2 ??? SPK2 adalah singkatan dari (sholeh,pandai ,kaya keren) .Istilah ini muncul dari seorang Drs. SYAFI”I ANTONIO.Beliau menjelaskan bahwa orang yang keren adalah adalah orang yang kaya adalah orang yang sholeh,pandai dan kaya.Eiiiiiiittttsssss!!!!!!!!!!!!maksud dari kaya disini memiliki banyak makna yaitu kaya hati ,kaya kreasi,kay...a prestasi dan kaya harta pastinya….(hiiikkss,,,,tp bukan Karena koruup lho ya,,,,,)

Pada era sekarang ,sudah jaraang di temui orang yang dapat menggabungkan ketiga nya.Padahal tiga hal tersebu sangat berhubungan satu sama lain.Apabila seseorang berilmu dan berharta tetapi tidak sholeh ,maka ia ibarat orang buta yang tak tahu arah tujuan hidup.Apabila orang memiliki ilmu dan mempunyai keimanan tetapi tidak mempunyai kekayan kreatifitas maka dia tidak dapat mencapai kesuksesan di dunia.Apabila dia kaya dan beriman tetapi tidak mempunyai ilmu agama ,maka ibadahnya akan sia aia karena dia tidak tahu cara ibadah yang baik dan benar.

Agar ketiga nya bias terwujud,kita harus berlatih.Dengan cara membiasakan kebiasan baik sejak dini.Nah ,kebiasan akan timbul bila ada yang melatih mereka..Orang tua dan guru adalah pihak yang paling bepengaruh untuk menanamkan karakter SPK2 dalam diri putra putrinya .Adapun aspek lain yang menunjang menjadi generasi SPK2 .Aspek tersebut meliputi : IQ(intelegen Quin) atau kecerdasan otak,EQ (emotional Quin) atau kecerdasan emosi ,dan SQ(Spiritual Quin) atau kecerdasan spiritual.Namun,umumnya orang tua dan guru belum bisa menyeimbangkan ketiganya.Mereka hanya mengasah kecerdasan otak saja( IQ) ank saja.Padahal kesuksesan seseorang 1 % hanya di tunjag oleh kecerdasannya(IQ).Sedang 99% ny di tunjang oleh kebiasaan yang baik.Apakah kalian mengenal IBNU SINAI ??beliau adalah tokoh islam yang sangat cerdas menjdi dokter dan fisikawan yang terkenal di Eropa hingga dia mendapat julukan AVICENNA,sampai sampai buku karangan nya di jadikan pedoman oleh para dokterdi salah satu Universitas di Amerika Serikat.Setelah ditelusuri, ternyata kunci kesuksesan beliau adalah gemar membaca alQur’an sejak kecil.Menurut para ahli,Kebiasaan membaca al Qur’an sejak kecil berpengaruh 10%- 30% terhadap kecerdasan anak,dan dampak lain dari membaca al qur’an trhadap emosi nak adalah : sabar ,tenang,mudah menghargai orang lain,dll.Sedang bagi Spiritualnya,dia akan lebih mendekatkan diri dengan tuhan dan menjalankan motto AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR..Nah,, apabila guru dan orang tua mau bahu membahu mendidik dan menanamkan sifat yang baik dalam diri anak,, insaallah GENERASI SPK .Yang akan mencetak negeri ini lebih baik dan bebas dari KORUPSI,KOLUSI,dan NEPOTISME (KKN). Sooo……didikan guru dan orang tua yang lebih menentukan karakter anak agar bias mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Minggu, 04 Maret 2012

manfaat buah kersen

             Siapa yang tidak mengenal buah kersen yang kalau dijakarta sering disebut dengan buah ceri. Buahnya kecil dan rasanya manis. Selama ini kita jarang meperhatikan kegunaan/manfaat buah kersen (ceri ). Sehingga buah keren dibiarkan membusuk, atau malah sering dibuat mainan oleh anak - anak. Kersen merupakan salah satu jenis pohon yang sering kita jumpai di pinggir jalan.


 
          Karena masih kurangnya pemanfaatan buah kersen, mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Fakultas MIPA UNY meneliti buah kersen dan hasilnya bahwa kandungan gizi buah kersen tidak kalah dengan buah yang lain. Kandungan vitamin C buah kersen 80,5 mg, selain itu kandungan kalsium pada buah kersen 124,6 mg.

    Buah kersen dapat digunakan untuk mengobati Asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen 9 butir 3 kali sehari.
Selain buahnya, daun kersen juga berkhasiat Anti radang dan menurunkan panas, juga berkhasiat untuk membunuh mikroba berbahaya dan bisa digunakan sebagai antiseptik dengan cara merebus daun kersen.


Pembiasaan diri dalam Pergaulan Remaja menurut agama islam :


1. Menundukan pandangan .
2. Berteman dengan kawan yang baik ( sholeh ) dan dapat memotivasi untuk untuk mengembangkan potensi .
3. Memegang teguh prinsip - prinsip agama .
4. Mampu mengontrol diri dan membawa diri dalam semua situasi.
5. Berusaha tidak mudah larut dalam kesenangan dan pergaulan bebas
6. Tidak mudah terpengaruh dalam situasi tertentu
7. Selalu berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari maksiat
8. Mengembangkan sikap bertanggung jawab
9. Tidak menimbulkan banyak madzorot
10. Jujur
11. Selalu melakukan kegiatan yang positif.
(seperti mengikuti pengajian umum )