Jumat, 17 Februari 2012

pergaulan bebas dikalangan remaja

Masa remaja adalah masa yang paling berseri. Di masa remaja itu juga proses pencarian jati diri. Dan, disanalah para remaja banyak yang terjebak dalam pergaulan bebas.

Menurut Program Manajer Dkap PMI Provinsi Riau Nofdianto seiring Kota Pekanbaru menuju kota metropolitan, pergaulan bebas di kalangan remaja telah mencapai titik kekhawatiran yang cukup parah, terutama seks bebas. Mereka begitu mudah memasuki tempat-tempat khusus orang dewasa, apalagi malam minggu. Pelakunya bukan hanya kalangan SMA, bahkan sudah merambat di kalangan SMP. ‘’Banyak kasus remaja putri yang hamil karena kecelakan padahal mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya,’’ kata cowok yang disapa Mareno ini pada Xpresi, Rabu (20/8) di ruang kerjanya.

Sejak berdirinya Dkap PMI tiga tahun lalu, kasus HIV dan hamil di luar nikah terus mengalami peningkatan. Setiap bulan ada 10-20 kasus. Mereka yang sebagian besar kalangan pelajar dan mahasiswa ini datang untuk melakukan konseling tanpa didampingi orang tua. ‘’Rata-rata mereka berusia 16-23. Bahkan ada yang berusia 14 tahun datang ke Dkap untuk konsultasi bahwa ia sudah hamil. Mereka yang melakukan konseling, ada datang sendiri, ada juga dengan pasangannya. Sebagian besar orang tua mereka tidak tahu,’’ ujarnya.

Meskipun begitu, lanjutnya para remaja yang mengalami ‘kecelakaan’ ini tak boleh dijauhi dan dibenci. ‘’Kita tidak pernah melarang mereka untuk melakukan hubungan seks, karena ketika dilarang atau kita menghakimi, mereka akan menjauhi kita. Makanya, Dkap disini merupakan teman curhat mereka dan kita memberikan solusi bersama. Seberat apapun masalahnya, kalau bersama bisa diatasi,’’ ungkapnya lagi.
Bukan hanya remaja nakal saja yang terjebak, anak baik pun bisa kena. ‘’Anak baik yang disebut anak rumah pun ada yang mengalami ‘kecelakaan’,’’ ucapnya.

Oleh sebab itu, sangat diperlukan pancegahan dini dengan memberikan pengetahuan seks. ‘’Pendidikan seks itu sangat penting sekali. Tapi, di masyarakat kita pendidikan seks itu masih dianggap tabu. Berdasarkan pengamatan kami, banyaknya remaja yang terjebak seks bebas ini dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seks. Seks itu bukan hanya berhungan intim saja. Tapi, banyak sekali, bagaimana merawat organ vital, mencegah HIV dan lainnya. Pelajari seks itu secara benar supaya kita bisa hidup benar,’’ tuturnya.

Sementara itu, Martha Sari Uli pelajar SMAN 4 Pekanbaru mengaku interaksi bebas di kalangan remaja dalam pergaulan bebas, identik dengan kegiatan negatif. ‘’Banyak anak-anak remaja beranggapan bahwa masa remaja adalah masa paling indah dan selalu menjadi alasan sehingga banyak remaja yang menjadi korban dan menimbulkan sesuatu yang menyimpang,’’ ungkapnya ketika diminta komentarnya mengenai pergaulan bebas di kalangan remaja.

Senada dengan itu, Debora Juliana juga pelajar SMAN 4 Pekanbaru mengatakan pergaulan bebas itu saat ini sudah tidak tabu lagi, dan banyak remaja yang menjadikannya budaya modern. ‘’Pergaulan bebas berawal ketika remaja mulai melakukan perbuatan yang keluar dari jalur norma-norma yang berlaku di sekitar kehidupan kita. Sekarang banyak banget anak-anak seumuran kita sudah keluar dari jalurnya,’’ ujar cewek kelahiran 18 Juli 1993. ‘’Kalo aku nggak pernah melakukan hal tersebut dan jangan sampai lah,’’ tambahnya.

Di tempat terpisah, Ketua MUI Provinsi Riau Prof Dr H Mahdini MA mengatakan data yang ditemukan lebih banyak lagi anak-anak yang melakukan seks bebas. Maka diperlukan pencegahan. ‘’Saya meminta semua kalangan, baik para pendidik, orang tua, dan tokoh masyarakat agar memfungsikan tugas-tugas sosialnya,’’ pintanya.

Banyaknya kalangan remaja yang melakukan seks bebas, lanjutnya diindikasikan ada jaringan tertentu yang menggiring anak-anak ke hal yang negatif. Oleh karena itu, MUI menghimbau untuk menutup tempat yang berbau maksiat. ‘’Menutup tempat maksiat itu jauh lebih penting demi generasi muda,’’ sarannya.

Ditingkat pergaulan dalam kondisi hari ini, anak-anak bisa saja berbohong. Oleh sebab itu, sambungnya pengawasan orang tua harus diperketat. Tentu saja contoh perilaku orang tua sangat berperan.

Ia berharap, semua sekolah-sekolah tanpa terkecuali memperkuat kembali kehidupan beragama. ‘’Kita harus menanamkan nilai-nila agama sejak dini sehingga mereka memiliki kepribadian yang kuat,’’ katanya.

ciri-ciri remaja

Ciri-ciri fisik
Pertumbuhan badan remaja sangat cepat. Sistem koordinasi tubuh mereka menjadi kurang seimbang akibat pertumbuhan yang cepat itu. Mereka mengalami masa-masa energetik dan lelah silih berganti.
Cara menanggapi
Bersabarlah dengan kecanggungan mereka. Jangan membuat kegiatan-kegiatan terlalu kompetitif atau terlalu menegangkan. Jangan salah mengerti kelelahan mereka dan menyamakannya dengan kemalasan.
Ciri-ciri mental
Mereka manyukai petualangan dan penemuan YralItal baru, dan mereka mempunyai imajinasi yang aktif. Mereka senang humor. Mereka mampu berpikir serius, dan memiliki kesanggupan untuk berpikir abstrak maupun kongkret sekaligus. Tetapi pengetahuan mereka berkembang lebih cepat daripada pengalaman.
Cara menanggapi
Tanggapi ciri-ciri ini secara positif. Bantulah mereka memakai imajinasinya untuk membuat Alkitab lebih hidup. Tertawa bersama mereka. Gunakan•humor. Bimbinglah mereka agar dapat memikirkan sendiri masalah-masalahnya. Arahkan mereka kepada Alkitab untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sulit.
Ciri-ciri sosial
Mereka ingin menjadi dewasa dan tidak tergantung pada orang dewasa. Namun dalam banyak hal mereka masih bertindak seperti kanak-kanak. Mereka ingin dianggap "termasuk" atau "milik" gang-nya dan punya rasa setia kawan yang besar terhadap teman-teman sebayanya. Mereka malu-malu dan sangat peka akan keadaan dirinya.
Cara menanggapi
Jangan memanggil mereka "anak-anak". Beri mereka tanggung jawab, tetapi jangan kecewa kalau mereka bertindak kurang bertanggung jawab. Hormatilah kesetiakawanan mereka. Doronglah mereka supaya memilih teman-teman yang baik. Arahkan kesetiakawanan mereka kepada Tuhan. Jangan mengejek mereka, apalagi melontarkan sindiran tajam. Tunjukkan kepada setiap remaja bahwa Anda mengasihi dan mempedulikan mereka
Ciri-ciri emosional
Emosi mereka kuat sekali dan sering naik turun. Mereka sulit mengendalikan emosinya karena begitu banyak perubahan sedang terjadi di dalam tubuhnya. Mereka merasa tak seorang pun memahami mereka.
Cara menanggapi
Jangan timbulkan gangguan emosional pada mereka. Jangan membuat acara permainan yang gaduh, yang langsung diikuti oleh kebaktian serius; mereka tidak dapat menenangkan diri secepat itu. Sediakan waktu untuk mengenal mereka satu per satu secara pribadi.
Ciri-ciri rohani
Mereka menginginkan agama yang praktis. Mereka punya banyak keraguan mengenai agama. Mereka mencari keteladanan.
Cara menanggapi
Tunjukkan selalu bahwa kebenaran-kebenaran Alkitab itu relevan untuk situasi kehidupan mereka. Terimalah keraguan ini sebagai bagian dari proses pertumbuhan. Sambutlah sifat itu sebagai pertanda bahwa para remaja ini sedang menjadikan imannya sebagai iman mereka sendiri, bukan iman yang diwarisi dari orang tua. Arahkan keinginan ini kepada Kristus dan teladan yang la berikan kepada kita di dalam Alkitab.
Pergaulan bebas adalah wabah dalam pergaulan remaja dan kawula muda. Wabah sporadis yang tidak terkendali ini memberikan berbagai dampak negatif bagi masa depan bangsa Indonesia. Pergaulan bebas dapat dilakukan dengan sadar oleh para kaum muda atau hanya mengikuti trend saja.

Bagi mereka yang tidak mengetahui konsekuensi dari pergaulan bebas, berikut adalah beberapa point penting yang menjadi pertimbangan untuk tidak melakukan pergaulan bebas. Hal pertama yang mengenai pergaulan bebas adalah pihak perempuan adalah mahluk yang paling di rugikan dan dikorbankan.

Bagi anda kaum perempuan muda, pergaulan bebas cenderung mengarah ke seks bebas di bandingkan dengan penggunaan narkoba, pembangkangan dan sebagainya. Pertama-tama, sadarlah bahwa kamu tinggal di Indonesia yang diapit oleh negara-negara asia lainnya yang sarat dengan adat ketimuran. Mungkian kamu tidak menyadarinya saat ini, namun pikirkanlah di masa mendatang, apakah pasangan kamu nanti bisa menerima kamu apa adanya? Pernahkah kamu mendengar bahwa ‘pacar harus cantik sedangkan istri harus pantas’. Ketika kamu sudah terjebak dalam pergaulan bebas, seberapa pantaskah kamu bagi pasangan kamu kelak?.

Jika kamu berpikir bahwa kaum pria juga melakukannya. Kamu benar, mereka memang melakukannya namun mereka tidak menghormati kaum perempuan yang melakukannya dan memandang mereka sebelah mata. Tidak adil memang, namun hal tersebut adalah kenyataan yang harus kamu terima. Jadi kamu sebagai perempuan, pandai-pandailah menjaga diri.
Konsekuensi kedua dari pergaulan bebas adalah kamu tidak mungkin terbebas dari penyakit. Seberapa kamu yakin bahwa pasangan kamu jujur kepada kamu. Sedangkan bisa saja dia berbohong kepadamu tentang jumlah pasangan dan kebiasaan ia dalam mengkonsumsi narkoba.Mungkin saja pasangan kamu jujur namun apakah pasangannya selain kamu juga jujur. Dalam pergaulan bebas, sangatlah jelas bahwa nilai kepercayaan dan kejujuran sudah tercacah-cacah.

Penyakit yang diderita dari pergaulan bebas sangatlah variatif dari yang bisa di sembuhkan sampai dengan yang sulit bahkan sampai tidak dapat disembuhkan seperti AIDS, Herpes.kanker dan sebagainya. Penyakit umum yang menghinggapi para pelaku pergaulan bebas adalah Clamydia. Memang dampak yang diberikan tidak sehebat yang diberikan oleh HIV dan kanker namun penyakit oleh karena jamur ini sangatlah mengganggu dan tidak nyaman. Bayangkan jika kamu harus menahan gatal dan panas berhari-hari bahkan berminggu-minggu di area kelamin. Belum lagi dengan bau busuk yang menyertainya. Penyakit ini menyerang pria maupun wanita.

Bagi kamu kawula muda kaum pria, janganlah kamu berbangga hati dengan bebasnya kalian dari cirri-ciri fisik terlibat dalam pergaulan bebas seksual. Pernahkah terlintas di pikiran kamu bahwa kaum perempuan adalah kaum pembanding yang sangat hebat? Perhatikanlah sekitar kamu atau ketika kamu kecil, seberapa sering kamu mendengar kamu ataupun teman-teman kamu di bandingkan dengan yang lainnya. Tentu saja jika kamu terlibat dalam pergaulan bebas kemampuan kamu, bentuk dan segala macam teknik kamu akan diperbandingkan dengan pasangan-pasangan wanitamu yang lainnya. Jika performa kamu bagus, tentu saja kamu bisa merasa bangga. Kamu bisa saja menanyakannya langsung kepada pasangan kamu secara langsung. Lalu apakah kamu yakin bahwa ia mengatakan yang sesungguhnya? Mungkin juga ia berpura-pura hanya untuk mempertahankan kamu di sisinya untuk kegunaan yang lainnya. Bagaimana jika suatu hari kamu mengetahui bahwa pasangan kamu menyebarkan ketidakmampuan atau performa kamu yang sebenarnya bagi pasangan kamu tidaklah sehebat yang kamu pikir. Tentu saja kamu bisa langsung memaki dengan kata-kata kasar. Namun apakah hal itu akan mengubah harga diri kamu yang sudah terlanjur tegores dan mendapat reputasi yang kurang baik?

Jika hal itu belum cukup bagi kamu, pikirkanlah jika kamu sebagai laki-laki, yang secara umum akan menjadi ayah dari anak-anakmu, memiiliki anak perempuan. Apakah kamu akan memperbolehkan ia untuk melakukan apa yang kamu telah lakukan? Ataukah kamu akan menggunakan dalih pertobatan dalam melarang anak kamu ataukah kamu memilih untuk membohongi anakmu sendiri? Yang lebih parahnya lagi, bagaimana jika anak perempuanmu menjadi korban dari pergaulan bebas dan hidupnya menderita oleh karena penyakit ataupun pasangan yang semena-mena? Apakah kamu rela melihat penderitaan anak kamu. Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga bukan. Pikirkanlah masa depan kamu sebelum kamu memutuskan untuk terjerumus dalam pergaulan bebas yang tidak bebas itu.

Bagi kamu yang sudah terjebak dalam pergaulan bebas, segeralah keluar dari lingkaran setan tersebut. Satu hal yang kamu dapat ketika kamu keluar dari pergaulan bebas adalah caci maki dan hinaan. Celaan dari teman ‘sebangsa’ kamu dan juga celaan dari mereka yang akhirnya mengetahui bahwa kamu bukannlah wanita atau laki-laki baik-baik. Biarkan saja, mereka berkata dan mencela, pikirkanlah masa depan kamu yang tersisa. Memang tidak mudah membangun kembali apa yang sudah rusak, akan tetapi ingatlah pepatah ‘lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama sekali’. Mulailah mencari pertolongan professional dalam bidangnya jika kamu merasa sulit dan butuh bantuan. Jangan ragu untuk menatap masa depan. Walaupun terkesan klise, namun Jika kamu percaya akan Tuhan yang Maha Kuasa maka jika kamu memutuskan untuk berubah dan sungguh-sungguh menjalaninya, niscaya Tuhan akan membukakan jalan bagimu dan membukakan lembaran yang baru untukmu.